Gebrakkasus.com — LAMPUNG SELATAN — Kecelakaan maut mengguncang warga Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, pada Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 16.22 WIB. Sebuah mobil bak terbuka Suzuki Carry Berpelat nomor BE 8733 QC milik Pondok Pesantren Miftahul Huda melaju dari arah pintu Tol Kalianda menuju Jalan Lintas Sumatera, tiba-tiba diduga hilang kendali, menerobos pekarangan rumah warga, dan menabrak bangunan. Dua orang tewas, lima lainnya luka-luka.
Kronologi Mengerikan
Berdasarkan jejak di lokasi, kendaraan melaju keluar dari kawasan pintu tol lalu tiba-tiba:
-Membanting setir ke arah kanan
-Melompati parit dan menghantam gundukan batu
-Menerobos teras depan rumah warga
-Terus melaju hingga menabrak bak penampungan air di halaman tetangga
-Berhenti sekitar 10 meter dari lokasi tabrakan dengan posisi berbalik arah
Kerusakan kendaraan cukup parah:
– Bemper dan lampu depan terlepas
– Pintu penumpang sebelah kiri ringsek
– Aki terlepas hingga pecah
Kendaraan tercatat berpelat nomor BE 8733 QC.
Tujuh Orang di Dalam, Enam Terpental
Di dalam mobil terdapat tujuh orang. Kekuatan benturan mengakibatkan:
– Enam penumpang terpental keluar dan tergeletak di pekarangan rumah
– Sopir terjepit di dalam kabin mobil
– Warga berhamburan keluar dan segera mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Bob Bazar Kalianda
Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya masih menjalani perawatan medis. Identitas para korban belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang.
Pemilik Rumah: “Saya Baru Saja Keluar, Langsung Terdengar Benturan Keras”
Winda, pemilik rumah yang ditabrak, menceritakan detik-detik mengerikan tersebut:
“Saya baru saja keluar rumah bersama anak-anak. Tidak lama kemudian terdengar suara tabrakan yang sangat keras. Saat saya melihat ke depan, para penumpang sudah tergeletak di pekarangan rumah.”
Beruntung, tidak ada korban dari penghuni rumah, namun teras depan bangunan mengalami kerusakan cukup parah akibat hantaman kendaraan.
Penyelidikan Masih Berjalan
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan sementara: pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari jalur. Polisi juga meneliti kondisi teknis kendaraan serta faktor-faktor lain yang mungkin menjadi pemicu tragedi ini.
Catatan: Sumber media lain menyebut dugaan rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan, serta mengungkap korban yang diangkut adalah santri ponpes yang baru saja membuang sampah di TPA.
Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti maupun identitas korban. Red












