SRAGEN |Warga Desa Tangkil, Kabupaten Sragen digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita muda di area persawahan Bulakrejo, Selasa (31/3/2026) malam. Korban diketahui berinisial R (26), warga Grobogan.
Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengungkap pelaku.
Dalam waktu kurang dari 18 jam, pria berinisial S alias Bebek (35), warga Sukodono, berhasil diamankan oleh tim Resmob Polres Sragen, Rabu (1/4/2026).
Cekcok Dipicu Pengakuan Hamil
Dari hasil penyelidikan, kasus ini dipicu konflik pribadi antara korban dan pelaku. Korban disebut mengaku tengah hamil dan meminta pelaku untuk bertanggung jawab dengan menikahinya.
Namun, pelaku diketahui telah memiliki istri sah. Kondisi tersebut memicu pertengkaran hebat di lokasi kejadian.
“Motif sementara karena konflik pribadi. Ada cekcok terkait tuntutan tanggung jawab dan persoalan handphone yang memicu emosi pelaku hingga terjadi kekerasan,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Pertengkaran semakin memanas setelah korban diduga membuang ponsel milik pelaku ke saluran air.
Tidak Terbukti Hamil
Hasil autopsi dari tim forensik mengungkap fakta lain. Tidak ditemukan tanda-tanda kehamilan pada tubuh korban.
Polisi menduga pengakuan korban soal kehamilan hanyalah upaya untuk menekan pelaku agar mau bertanggung jawab.
Dianiaya hingga Tewas
Korban ditemukan dengan sejumlah luka serius, di antaranya lebam di dahi, benturan di bagian belakang kepala, serta bekas cekikan di leher.
Usai kejadian, pelaku tidak melapor ke pihak berwajib. Ia justru berusaha menghilangkan jejak dengan membakar barang-barang milik korban di tempat kosnya. Sementara ponsel korban ditemukan di aliran air dekat lokasi kejadian.
Terancam Hukuman Berat
Kini pelaku telah ditahan dan dijerat dengan pasal pembunuhan serta penganiayaan berat yang menyebabkan kematian sesuai ketentuan dalam UU No. 1 Tahun 2023.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk melengkapi berkas penyidikan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik pribadi yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan kriminal yang fatal. (sat)












