Gebrakkasus.com – LAMPUNG SELATAN – Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Peristiwa ini melibatkan tiga unit truk Fuso dan diduga dipicu oleh gangguan pengereman.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Penengahan dan RSUD Dr. H. Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan di lokasi, peristiwa bermula ketika Truk Fuso Box bernomor polisi B 9668 JXR yang mengangkut paket melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung. Saat melintasi jalan menurun di Dusun Buring, kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong, sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.
Truk itu kemudian menghantam bagian belakang Truk Fuso Box bernomor polisi BE 8082 AUE yang juga bermuatan paket dan bergerak searah. Benturan keras membuat kendaraan kedua ini terdorong hingga masuk ke dalam parit di sisi jalan.
Laju truk yang mengalami kerusakan rem tidak berhenti dan justru masuk ke jalur berlawanan. Kendaraan itu kemudian menabrak Truk Fuso bernomor polisi BE 8065 AUB yang sedang mengangkut gula dari arah Bandar Lampung menuju Bakauheni. Akibat benturan tersebut, truk pengangkut gula terguling di pinggir jalan raya.
Identitas Korban
Dua orang meninggal dunia dalam kejadian ini. Mereka adalah sopir Truk Fuso B 9668 JXR yang identitasnya belum diketahui karena dokumen tidak ditemukan saat evakuasi, serta kernet kendaraan itu, Muhamad Soleh (51), warga Kampung Muntur, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten.
Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka:
– Edi Priatno (57), sopir Truk BE 8065 AUB warga Kecamatan Natar, Lamsel: luka kepala dan patah kaki, dirujuk ke RSUD Kalianda
– Faizal Akbar (31), sopir Truk BE 8082 AUE warga Tulang Bawang: luka kepala dan bahu
– Riko Prasetiawan (22), kernet kendaraan yang sama: luka kepala dan cedera kaki
Kedua korban terakhir saat ini mendapatkan perawatan di Puskesmas Penengahan. Petugas medis setempat, membenarkan adanya penanganan terhadap para korban luka akibat kecelakaan tersebut.
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mengatur arus lalu lintas agar kembali lancar. (Red)












