BUPATI LAMSEL BERIKAN RESPON POSITIF TERHADAP PENTAS SENI BUDAYA HELAU 

Gebrakkasus.com – LAMSEL,– Ramainya pengunjung mewarnai acara Pentas Seni Budaya Helau yang digelar di kawasan Bundaran Tugu Pancasila, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, pada Jumat malam (19/6/2026).

Kegiatan itu digagas langsung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan ini berlangsung secara rutin setiap Jum’at malam, mulai pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi program Desa Helau, dan mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari masyarakat serta pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Terpantau hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ahmad Heri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan Dr. I Nyoman Setiawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lampung Selatan Erdyansyah, Staf Ahli Bupati Lampung Selatan, serta Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd. dan Camat Rajabasa Firdaus.

Kehadiran Bupati disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga yang hadir. Bahkan untuk memeriahkan suasana dan mempererat keakraban, Radityo Egi Pratama menyumbangkan penampilan menyanyikan tiga lagu yang membuat suasana acara semakin hidup dan hangat.

Dukungan Penuh dari Pimpinan Daerah

Merespons penyelenggaraan kegiatan ini, Bupati Radityo Egi Pratama menilai Pentas Seni Budaya Helau memiliki nilai positif yang sangat besar dan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para seniman lokal untuk menampilkan karya dan bakatnya. Selain itu, Pentas Seni Budaya Helau juga berperan sebagai jembatan yang mendekatkan kembali nilai-nilai budaya gotong-royong kepada masyarakat luas, terutama generasi muda selaras dengan program Desa Helau,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Berbagai pertunjukan kesenian khas Lampung Selatan ditampilkan secara bergantian sepanjang acara. Warga tidak hanya menikmati tontonan yang menghibur dan mendidik, tetapi kegiatan ini juga membuka peluang nyata untuk meningkatkan penghasilan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Berdampak Langsung pada Perekonomian Warga

Pentas seni ini dinilai berhasil menghidupkan kembali suasana pusat Kota Kalianda yang belakangan terasa relatif sepi dari kegiatan hiburan dan pertemuan warga. Kehadiran ratusan pengunjung setiap minggunya turut menggerakkan roda perekonomian warga.

Selain memperkuat jati diri dan kelestarian budaya, keramaian ini dimanfaatkan para pelaku usaha untuk menawarkan berbagai produk, mulai dari kerajinan tangan, makanan dan minuman khas daerah, hingga barang dagangan lainnya.

Salah satu pedagang yang beraktivitas di lokasi, Susi, pemilik angkringan “Besti”, mengaku sangat merasakan manfaat dari kegiatan rutin setiap Jumat malam ini.

“Selain bisa menikmati kesenian secara gratis bersama keluarga, kami juga memiliki kesempatan lebih luas untuk menjajakan dagangan. Kegiatan ini benar-benar menghidupkan suasana dan sangat membantu perekonomian warga kecil seperti kami,” ungkapnya.

Dukungan positif yang terus mengalir ini membuktikan bahwa Pentas Seni Budaya Helau tidak hanya bertujuan menjaga warisan leluhur, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan dan sejalan dengan program desa helau untuk pembangunan daerah.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *