Gebrakkasus.com — LAMPUNG SELATAN — Keluhan warga di sekitar SPPG MBG Kedaton 1, yayasan aksi rumah inspirasi yang berada di Kecamatan Kalianda semakin serius. Tidak sekadar mengganggu penciuman, bau tak sedap dari limbah yang diduga tidak diolah dengan benar dan langsung dibuang ke sungai, telah menimbulkan gangguan kesehatan nyata.
Warga yang berada di belakang tempat usaha tersebut mengatakan kepada jurnalis pada kamis 23/07/2026, Ia terutama yang memiliki anak kecil, melaporkan mengalami sakit kepala, mual, hingga muntah. Karena itu, warga menuntut tegas: usaha ini harus ditutup atau dipindah ke lokasi jauh dari pemukiman.
Keluhan Warga: “Bau Sebabkan Sakit Kepala, Mual, Muntah — Anak Kami Paling Rentan”
Warga menceritakan dampak nyata yang dirasakan sehari-hari:
“Baunya bukan sekadar tidak enak. Kalau sudah tertiup angin ke rumah, kepala langsung pusing dan berat. Perut terasa mual, bahkan sampai ada yang muntah. Apalagi anak-anak kami — mereka belum punya daya tahan kuat. Setiap hari menghirup udara kotor ini, siapa yang tidak khawatir?”
“Pagi, siang, malam baunya menyengat. Kami terpaksa tutup pintu jendela rapat-rapat, tapi baunya tetap masuk. Sakit kepala tak kunjung hilang, mual terus dirasakan. Kalau dibiarkan terus, kami takut anak-anak kami jatuh sakit parah. Ini bukan sekadar gangguan, ini ancaman kesehatan nyata.”
“Pengolahan limbahnya percuma! Di janjikan tidak berbau, tapi kenyataannya bau makin parah. Bahkan pemiliknya sempat bilang mau langsung buang ke kali. Kalau sudah begini, mau sampai kapan kami bertahan? Tutup saja atau pindah ke tempat yang tidak ada orang tinggal!”
Dampak Kesehatan yang Sudah Dirasakan Warga
-Sakit kepala & pusing terus-menerus akibat menghirup udara tercemar
-Mual hingga muntah — terutama anak-anak yang paling rentan
-Anak kecil setiap hari menghirup aroma berbahaya — risiko gangguan pernapasan & saraf
-Tidak nyaman tinggal di rumah sendiri — terpaksa tutup ventilasi terus-menerus
-Pengolahan limbah tidak berfungsi — percuma dibangun, bau tetap ada
-Limbah diduga langsung dibuang ke sungai — mencemari air dan lingkungan
-Pemilik usaha tidak kooperatif — malah mengancam buang langsung ke kal.
Tuntutan Tegas Warga
“Kami sudah tidak bisa diam. Sakit kepala, mual, muntah — kami rasakan setiap hari. Anak-anak kami yang paling berisiko. Kalau tidak bisa mengelola limbah sampai tidak berbau, tutup saja usahanya atau pindah ke lokasi yang jauh dari pemukiman warga. Jangan korbankan kesehatan kami dan anak-anak kami demi keuntungan pribadi.
Langkah Warga
-Malam ini menemui RT untuk laporan resmi
-Meminta rapat warga bahas tuntas masalah kesehatan & lingkungan
-Melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup jika tidak ada tindak lanjut
-Menuntut penutupan atau pemindahan lokasi usaha
-Siap melapor ke berwenang jika dampak kesehatan semakin parah.
Redaksi gebrakkasus.com Masih berupaya mengkonfirmasi kepada pihak yang berwajib supaya agar segera mengeluarkan tindakan tegas kepada pengelolaan SPPG MBG Kedaton 1 yayasan aksi rumah inspirasi.












