120 Mahasiswa KKN UMSurabaya Serbu Nganjuk! Siap Tebar Inovasi dan Jadi Motor Perubahan di Desa

 

NGANJUK| Gelombang semangat pengabdian menggema di Kabupaten Nganjuk.

Sebanyak 120 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya resmi diterjunkan untuk mengabdi di sejumlah desa di Kecamatan Sukomoro dan Gondang, Selasa (7/7/2026).

Kehadiran ratusan mahasiswa ini bukan sekadar menjalankan program akademik, melainkan membawa misi besar untuk menggerakkan perubahan melalui inovasi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.

Berbekal ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, mereka siap berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat guna menciptakan berbagai program yang berdampak langsung bagi kemajuan desa.

Selama menjalankan KKN, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penyuluhan kesehatan, penguatan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan potensi desa berbasis kearifan lokal.

Bupati Nganjuk, Dr. Drs. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Muhammadiyah Surabaya yang memilih Kabupaten Nganjuk sebagai lokasi pengabdian mahasiswa.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah nyata dalam mempercepat pembangunan desa.

“KKN bukan hanya menjadi tempat belajar bagi mahasiswa, tetapi juga ruang untuk menghadirkan solusi, membangun kepedulian sosial, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap semangat, ide-ide segar, dan inovasi yang dibawa para mahasiswa mampu menjadi energi baru bagi desa-desa lokasi KKN. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama program berlangsung, tetapi juga meninggalkan jejak pengabdian yang berkelanjutan.

Dengan semangat muda, dedikasi, dan tekad untuk berkarya, 120 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya siap menjadi agen perubahan, membawa harapan baru, memperkuat pembangunan desa, serta ikut mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *