BANYUMAS| Kabar adanya penampakan pocong yang menghebohkan warga RT 02 RW 04 Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, ternyata memiliki fakta berbeda.
Hasil investigasi aparat bersama pemerintah kecamatan dan warga mengarah pada dugaan adanya seseorang yang sengaja menggunakan pakaian menyerupai pocong.
Penelusuran dilakukan pada Minggu (14/6/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB di rumah milik Puji Mintarsih, lokasi yang disebut menjadi tempat munculnya sosok tersebut.
Hadir dalam kegiatan itu Kanit Binmas Polsek Sokaraja Aiptu Hari, Bhabinkamtibmas Sokaraja Wetan Aipda Isnaeni, Plt Kasi Trantib Kecamatan Sokaraja Adi Pramono, Ketua RT 02 RW 04 Zaenal, Ketua Karang Taruna Sokaraja Wetan Khaerul, pemilik rumah Puji Mintarsih, saksi Arif, serta sejumlah warga setempat.
Dalam pemeriksaan, Arif yang merupakan anak dari Puji Mintarsih mengaku melihat sosok yang menyerupai pocong pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
“Saat itu saya baru pulang dari bermain bersama teman-teman. Setelah ke kamar mandi dan hendak kembali masuk rumah, saya mendengar suara ketukan dari pintu belakang,” ujar Arif saat memberikan keterangan.
Karena penasaran, Arif mengaku mengintip dari lubang pintu belakang rumah. Dari situ ia melihat sosok berbalut kain putih yang menurutnya menyerupai pocong dengan bagian mata terlihat hitam.
Merasa ketakutan, Arif langsung berlari ke bagian depan rumah sambil berteriak maling. Teriakan tersebut membuat warga sekitar terbangun dan keluar rumah untuk mencari sumber keributan.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi. Di bagian belakang rumah terdapat kebun pohon pisang yang sebenarnya dilengkapi lampu penerangan. Namun saat kejadian, lampu tersebut dilaporkan dalam kondisi mati sehingga area sekitar terlihat gelap.
Selain itu, ditemukan sebuah pot bunga yang pecah dan sebuah balok kayu di dekat pintu belakang rumah. Di sekitar lokasi juga terdapat tembok dengan ketinggian sekitar tiga meter. Sementara di dalam rumah terdapat sepeda motor dan tabung gas LPG.
Berdasarkan hasil investigasi dan kondisi di lapangan, Kanit Binmas Polsek Sokaraja Aiptu Hari menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut diduga bukan penampakan makhluk gaib.
“Diduga ada seseorang yang menggunakan pakaian menyerupai pocong dengan tujuan tertentu. Dugaan itu diperkuat dengan adanya pot yang pecah, balok kayu yang kemungkinan digunakan untuk memanjat tembok, serta kondisi lampu yang mati padahal masih bisa berfungsi,” jelasnya.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak mudah percaya dengan isu yang belum terverifikasi dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Warga diminta kembali mengaktifkan ronda malam dan pos kamling guna menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan kejadian mencurigakan, masyarakat diminta segera menghubungi Polsek Sokaraja atau petugas terkait di Kecamatan Sokaraja. (den)












