Alfarizi Korwil SPPG Lamsel : Sanksi Tegas Akan Menutup SPPG Jika Masih Bandel 

Poto : Saat Alfarizi memberikan keterangannya terkait SPPG yang memang masih bandel. Akan ditutup sementara dan permanent depan kantor Bupati Lamsel selesai rapat bersama satgas MBG Lamsel.red

Gebrakkasus.com – LAMSEL,– Terkait banyaknya temuan dilapangan dengan keluhan masyarakat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang Bermasalah seperti Izin, IPAL, dan sampah limbah industri didapur.

 

Dalam hal diatas Saat dikonfirmasi didepan kantor bupati Lamsel, pada hari Rabu tanggal 20/05/2026. Alfarizi Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Wilayah Kabupaten Lampung Selatan (Korwil SPPG Lamsel) menjelaskan, terkait banyaknya berita aduan masyarakat.

 

Memang kita secara keseluruhan sudah menyampaikan Informasi tersebut kepada pemilik SPPG untuk segera memperbaiki semuanya seperti IPAL, izin, dan pengelolaan sampahnya harus setandar, dan lengkap semua. ya kemungkin juga mereka masih bingung untuk membuat IPAL yang setandar.

 

Lanjutnya, maka dari itu kita rapat tadi dengan tim satgas MBG Lamsel untuk membahas supaya pihak SPPG dilamsel ini bisa berkoodinasi dengan dinas-dinas seperti DLH untuk IPAL dan pengelolaan sampahnya supaya dapat setandar operasiol yang memadai.

 

Lebih dalam ia mengatakan, Untuk Dapur SPPG yang beroperasi dilampung selatan sekarang ini sudah ada 141 SPPG. Dan yang sudah mengunggu untuk (VE ) verofer dan meiker Itu anggaran yang masuk ada 8. nanti  dengan aturan yang baru memang setiap SPPG yang sudah siap beroperasional . Nanti kita laporkan dulu kepada PPG pusat kalau sudah benar-benar siap beroperasi dapurnya.

Disinggung dengan banyak nya temuan oleh masyarakat terkait IPAL dan sampah yang bermasalah didapur.

Alfarizi membenarkan bahwasanya ada beberapa dapur SPPG yang memang masih belum memenuhi standar IPAL nya, Namun’ ia selalu terus berkoordinasi dengan pihak dapur untuk menyarankan kepada pengelolaan SPPG agar segera memperbaikinya.

 

“Ya’ kalau untuk sanksi beratnya apabila tidak mendengarkan teguran-teguran kami jangan salahkan kami jika akan Ditutup SPPG untuk Sementara dan bahkan bisa selamanya jika masih tidak menghiraukan atau memang masih bandel (mereka) pengelolaan SPPG yang tidak segera memperbaiki hal-hal yang bermasalah, ini memang sudah resikonya pihak pengelola”. Tegasnya Alfarizi. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *