KLATEN | Kereta Api (KA) Malabar jurusan Bandung-Malang menabrak truk bermuatan pasir yang mogok di perlintasan sebidang berpalang pintu di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Kamis (27/8/2026) dini hari.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, sopir truk justru meninggalkan lokasi setelah kejadian karena diduga mengalami trauma.
“Sopirnya kabur karena trauma. Tapi nanti kita cari dan kita mintai keterangan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Klaten, Iptu Ryan Dwi Prabowo, kepada awak media di lokasi, Kamis siang.
Ryan menjelaskan, identitas sopir telah diketahui berinisial DS, warga Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri. Polisi berencana memanggil DS untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.
“Dipanggil penyidik mungkin besok karena hari ini sudah lepas dinas setelah penanganan di lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, Sugianto (40), warga Desa Sumyang, mengatakan sopir truk sempat turun dari kendaraan sebelum kereta melintas. Menurutnya, sopir dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.
“Tidak luka, sehat, waras, wiris karena turun dari truk. Tapi setelah itu pergi ke mana, saya tidak tahu,” ujar Sugianto.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 01.15 WIB. Truk bernomor polisi AD 9624 FG itu diketahui melaju dari arah Gondang atau utara menuju selatan. Saat berada di tengah perlintasan, truk diduga mogok dan tidak dapat bergerak.
Pada saat bersamaan, KA Malabar melaju dari arah barat. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras terdengar hingga ke permukiman warga. “Kejadiannya sekitar pukul 01.15 WIB. Suara benturan keras terdengar dari desa,” ungkap Sugianto.
Akibat kecelakaan itu, kondisi truk mengalami kerusakan parah. Bak truk hancur, roda terlepas, dan bagian kemudi ringsek. Truk bahkan terpental sekitar 50 meter dari perlintasan.
Muatan pasir terlihat masih berserakan di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Petugas kepolisian kemudian melakukan penanganan di lokasi, termasuk mengamankan area perlintasan dan mendata kerusakan kendaraan. Polisi juga masih mencari keberadaan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kendaraan berhenti di tengah perlintasan. (sat)












