“Bukan ke Kas Negara!” Kepala Danru B Diduga Pungli di Pos Timbangan Kalianda, Warga Minta Diusut Tuntas

Gebrakkasus.com — LAMPUNG SELATAN — Sebuah video yang diunggah di TikTok oleh Wandi Hartati memicu gelombang protes publik. Video tersebut merekam dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum Kementerian RI Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, khususnya Kepala Danru B petugas pengawas timbangan di wilayah Kalianda.

Bukti di Video: Transfer Rp250 Ribu ke Rekening Pribadi

Dalam rekaman video yang beredar terlihat jelas:

“Terlihat sopir kendaraan sedang ditangani oleh petugas Dinas Perhubungan di lokasi penimbangan Kalianda. Setelah terjadi pembicaraan, sopir tersebut melakukan transfer uang sebesar Rp250.000 ke nomor rekening atas nama Ahmad Nasution, yang diduga merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung sekaligus Kepala Danru B.”

Dugaan Pelanggaran

-Pungutan liar tanpa bukti resmi — tidak ada kuitansi, tidak ada surat sanksi resmi

-Transfer ke rekening pribadi atas nama Ahmad Nasution — bukan disetor ke kas negara/daerah

-Nominal Rp250.000 yang seolah menjadi “denda tidak resmi”

-Terjadi di pos penimbangan Kalianda — jalur strategis yang dilalui ribuan kendaraan barang setiap hari

-Dibagikan secara luas di TikTok — memicu kemarahan netizen dan pengemudi yang merasa diperas

-Dipimpin langsung Kepala Danru B — dugaan pungli terstruktur di bawah pengawasannya

Sorotan & Kemarahan Masyarakat

“Kalau memang melanggar, denda harus resmi ke kas negara dan ada bukti. Ini malah transfer ke rekening pribadi PNS Dishub. Itu namanya pungli!”

“Setiap hari lewat situ, pasti ada saja yang dimintai uang. Sekarang videonya beredar, buktinya sudah jelas. Harus diusut tuntas!”

“Ahmad Nasution — kalau benar PNS dan Kepala Danru B, harus dipertanggungjawabkan uang ini. Jangan sampai ini jadi rahasia umum yang dibiarkan berlangsung bertahun-tahun.”

“Sampai kapan sopir dan pengemudi jadi sapi perah di pos timbangan? Transfer ke rekening pribadi itu bukti nyata penyalahgunaan wewenang!.

Upaya Konfirmasi: Ahmad Nasution Tidak Ditemukan

Saat awak media mendatangi ruangan kantor timbangan Kalianda untuk mengonfirmasi:

Ahmad Nasution tidak ditemukan di kantor. Staf menjelaskan bahwa beliau sedang tidak ada di tempat, namun membenarkan bahwa Tim Danru B yang dikepalai oleh Nasution bertugas jaga di lokasi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Kementerian RI Perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, maupun dari Ahmad Nasution selaku pihak yang menerima transfer uang tersebut.

Tuntutan Masyarakat

-Inspeksi mendadak dan klarifikasi segera dilakukan

-Transaksi keuangan ditelusuri — apakah masuk rekening pribadi atau kas negara

-Sanksi tegas jika terbukti melanggar aturan keuangan negara

-Transparansi prosedur penindakan di pos timbangan diumumkan secara terbuka

-Pemeriksaan menyeluruh seluruh transaksi di bawah pengawasan Danru B

(Redaksi masih menunggu tanggapan resmi dari pihak Kementerian RI Perhubungan dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *