MASYARAKAT MINTA RINCIAN DANA, KUNJUNGAN INDUSTRI SMKN 2 KALIANDA YANG MENCAPAI Rp777.000.000

Gebrakkasus.com – KALIANDA – Beredarnya informasi di masyarakat mengenai keluhan terkait kegiatan pembelajaran di luar sekolah bagi siswa Kelas X SMKN 2 Kalianda menuai perhatian luas.

Kegiatan tersebut mematok biaya sebesar Rp2.100.000 per siswa, dengan jumlah peserta mencapai 370 orang, sehingga total anggaran yang terkumpul mencapai Rp777.000.000.

Pihak sekolah telah menyampaikan klarifikasi bahwa kegiatan ini merupakan kunjungan industri sebagai bagian dari pembelajaran berbasis Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), bukan perjalanan wisata. Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab kekhawatiran warga.

Sorotan dan Harapan Masyarakat

Meski memahami manfaat kegiatan untuk pendidikan anak, sejumlah wali murid dan elemen masyarakat menilai besaran biaya tersebut cukup terasa berat, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang beragam. Oleh karena itu, mereka meminta adanya keterbukaan dan transparansi penuh.

“Kami tidak menolak kegiatan yang bermanfaat untuk masa depan anak, tapi mengingat biayanya cukup besar, sebaiknya ada rincian yang jelas dan terperinci. Dana yang terkumpul mencapai hampir Rp777 juta, perlu dipastikan penggunaannya benar-benar sesuai kebutuhan dan tidak ada yang tidak wajar,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya kepada media ini.

Masyarakat juga mempertanyakan mekanisme kesepakatan awal, apakah benar sudah disetujui secara musyawarah tanpa paksaan.

Publik berharap pihak sekolah dan Dinas Pendidikan selaku pengawas dapat segera menyampaikan perincian anggaran secara rinci, meliputi biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, dan kebutuhan lainnya.

Langkah ini dinilai penting agar tujuan edukatif kegiatan tetap tercapai, sekaligus menjamin prinsip keadilan dan akuntabilitas, tanpa membebani kondisi ekonomi keluarga secara berlebihan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *