KEBUMEN| Malam mencekam terjadi di Jalan Raya Nasional III, Desa Jabres, Sruweng, Kebumen, Rabu (4/3/2026).
Sebuah mobil Mitsubishi SS (AA-1967-GJ) yang diduga mengangkut Pertalite tiba-tiba berubah menjadi bola api raksasa dan melaju tanpa awak, bak “mobil hantu”, sebelum menabrak Honda Accord dan pabrik genteng warga.
Kronologi Mengerikan
Sekitar pukul 22.45 WIB, mobil tersebut melintas di dekat SPBU Klapagada. Tiba-tiba, api membesar dari dalam kendaraan. Sopir Nurhidayat (27) dan dua penumpang Jamil Nur Awaludin (19) dan Dedi Riyanto (27) panik dan melompat keluar untuk menyelamatkan diri.
Namun, mesin mobil yang masih menyala membuat kendaraan itu terus melaju liar. Mobil itu bergerak ke arah timur, berbelok ke selatan, lalu menabrak Honda Accord yang sedang terparkir. Tidak berhenti sampai di situ, mobil maut ini akhirnya menghantam pabrik genteng hingga memicu kebakaran hebat.
Petugas Damkar Tanggap Cepat
Api yang membesar berhasil dipadamkan petugas Damkar dalam waktu 15 menit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Namun, tiga korban mengalami luka bakar dan lecet-lécekan:
* Nurhidayat (27, sopir): Luka bakar di wajah dan tubuh.
* Jamil Nur Awaludin (19): Luka bakar tangan dan kaki.
* Dedi Riyanto (27): Lecet di kaki.
Kerugian Ditaksir Puluhan Juta
Kerusakan materi diperkirakan mencapai Rp30 juta, meliputi mobil Mitsubishi SS yang hangus total, Honda Accord, dan bangunan pabrik genteng yang terdampak kebakaran.
Polisi Masih Selidiki
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan tim Inafis dan Satreskrim.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Sruweng, sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
“Kami masih mendalami kronologi dan penyebab kebakaran. Semua pihak diminta tetap waspada,” ujar Kapolres. (gil)












