Laka Maut di Kebarongan Banyumas, 2 Orang Tewas

 

BANYUMAS |Kecelakaan beruntun yang melibatkan bus, kendaraan box, dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Kemranjen–Sumpiuh, Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Kamis (12/2/2026) malam. Dua orang meninggal dunia dan satu korban mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi, membenarkan kejadian itu. Polisi menerima laporan sekitar pukul 18.40 WIB dan langsung menuju lokasi.

“Personel kami segera mengamankan tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan,” kata Petrus, Jumat (13/2/2026).

Diduga Selip dan Oleng

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah timur ke barat.

Bus tersebut diduga selip hingga oleng ke kanan dan bertabrakan frontal dengan kendaraan box yang datang dari arah berlawanan. Sejumlah sepeda motor di belakang kendaraan box tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan beruntun.

Akibat kejadian itu, pengemudi kendaraan box berinisial WS (warga Sumpiuh) dan kernet berinisial CLA (warga Tambak) meninggal dunia di lokasi.

Sementara itu, pengendara sepeda motor berinisial TDS (warga Kemranjen) mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi sadar.

Adapun pengemudi bus dan seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.

Warga Sempat Beri Pertolongan

Suara benturan keras sempat menggegerkan warga sekitar. Salah seorang saksi mata, Alfat (40), mengatakan warga langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan.

“Kami langsung ke lokasi dan berusaha membantu semampu kami,” ujarnya.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan melalui Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas.
Petrus mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin berlalu lintas.

“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk menjaga kecepatan, memastikan kondisi fisik prima, dan kendaraan dalam keadaan laik jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” katanya. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *