TEMANGGUNG |Warga Dusun Kuncen, Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung menggelar tradisi Sadranan sebagai bentuk doa bersama untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan Sadranan dilaksanakan di serambi Masjid Roudlotul Jannah sejak pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Badran Nofirmansyah, SE, beserta keluarga,
Kepala Dusun Kuncen Hariyanto, pengurus takmir masjid, tokoh agama, pemuda karang taruna, ibu-ibu PKK, serta warga Dusun Kuncen dan keturunan leluhur dusun setempat yang tinggal di luar daerah.
Tradisi Sadranan diawali dengan kerja bakti membersihkan makam para leluhur sehari sebelumnya. Pada Minggu pagi, warga melanjutkan kegiatan dengan doa bersama dan pembacaan tahlil untuk mendoakan para leluhur.
Suasana doa berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan nilai gotong royong serta kekeluargaan yang masih kuat di masyarakat.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan kenduri atau makan bersama. Setiap kepala keluarga membawa aneka makanan tradisional, seperti nasi tumpeng, kue apem, jenang, serta lauk pauk khas Dusun Kuncen.
Hidangan tersebut disantap bersama sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
Kepala Desa Badran, Nofirmansyah, mengapresiasi pelaksanaan tradisi Sadranan yang terus dilestarikan oleh masyarakat Dusun Kuncen.
“Tradisi ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Jawa di tengah perkembangan zaman. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan adat dan tradisi sebagai wujud identitas dan kearifan lokal,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar masyarakat mempersiapkan diri menjelang Ramadan, baik secara fisik maupun mental, sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan baik dan sempurna.
Secara keseluruhan, kegiatan Sadranan berlangsung aman, lancar, dan meriah dengan penuh rasa kekeluargaan. (Ysp)












