Daerah  

Pembangunan alun-alun cibadak di sidak inspektorat, dapat banyak temuan

Gwbrakkasus, Sukabumi,- Inspektorat hari ini sidak pembangunan alun-alun cibadak, hal ini karena kemarin terjadi insiden truk molen terguling dan masih banyak pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dan tidak adanya rambu-rambu K3. (04/11/26).

Pagi hari di jam kerja, tampak sebagian pekerja masih tidak menggunakan APD saat bekerja, setelah inspektorar datang sidak ke lokasi proyek pembangunan alun-alun cibadak, para pekerja langsung menggunakan rompi safety, akan tetapi para pekerja terlihat beberapa masih ada yang menggunakan sandal, tidak menggunakan sarung tangan, helm safety dan APD lainnya.

Disela-sela kunjungannya, team sidak Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Lili menuturkan, “Kalau progres pembangunannya itu pasti on the track sesuai rencana awal, cuma ada beberapa kekurangan kelengkapan APD belum semua dapat, keterangan dari Pimpro nya kan si pekerjanya gonta ganti, kemarin dapat sprint disini besok ada kerjaan lain kan pekerjaannya udah kelar, nah APD nya kan di bawa, nah pengganti itu belum dapat APD ada beberapa belum dapat APD,” katanya.

Saat disinggung terkait tidak ada rambu-rambu K3, Pengawas inspektorat menuturkan, “Rambu ya, sudah kita sarankan ke Pimpro nya untuk untuk dilengkapi, karena itu sudah dianggarkan ya nanti mungkin hari ini mereka akan melengkapi, kita sudah sampaikan kekurangannya dari rambu-rambu itu dan mereka sudah berjanji akan melengkapi.” Tuturnya.

Disisi lain Kepala Bidang PKP dinas perkim kabupaten sukabumi, Rudi Abdulah menerangkan Kunjungan inspektorat ini dalam rangka pengawasan dalam rangka kegiatan kepatutan dalam pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir menggandeng inspektorat, menurutnya secara adminsitratif, secara prosedural dan teknis harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam kaitan pengadaan barang dan jasa.

Saat disinggung masih tidak lengkap dalam penggunaan APD bahkan tidak ada rambu-rambu K3, Rudi Abdullah menegaskan, “untuk hal ini kita akan mengusulkan briffing dan evaluasi dalam satu minggunya, kebetulan tadi saya sudah melaksanakan briffing dengan pihak pelaksana dengan pekerja juga, nah ini warnning buat kita terutama buat kami para perangkat kegiatan agar ini tetap dilaksanakan, kita berkomitmen dengan pelaksana barang siapa yang tidak memakai APD dan lain-lain sudah dikeluarkan, sampai dalam breffing tersebut saya sampaikan seperti itu dan mudah-mudahan untuk kedepannya APD dan rambu-rambu sudah disediakan oleh penyedia.” Tegasnya.

Kabid berkomitmen akan mengevaluasi dalam pelaksanaan proyek pembangunan alun-alun cibadak, dan menurutnya kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindakan tindakan yang akan dilakukan dinas perkim kabupaten sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *