PURWOKERTO| Insiden penusukan terjadi di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. Malam Jumat yang seharusnya menjadi waktu istirahat yang tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi Sukono (50), warga setempat
Pasalnya, pada Kamis malam (29/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, ia menjadi sasaran aksi penusukan brutal di kediamannya sendiri.
Saat insiden terjadi, korban tengah asyik mengobrol santai bersama dua orang rekannya, Angger dan Taryono. Tanpa diduga, suasana berubah mencekam ketika seorang pria berinisial Ovl—yang diduga warga Pasirmuncang, Purwokerto Barat—datang bersama rekan-rekannya.
Tanpa basa-basi dan dilandasi amarah yang membara, pelaku langsung menyerang korban secara membabi buta menggunakan sebilah pisau. Dalam situasi panik tersebut, korban tidak memberikan perlawanan berarti dan hanya berupaya menghindar dari hantaman senjata tajam.
Akibat serangan membabi buta itu, Sukono mengalami luka robek di bagian tangan kanan serta kaki kiri bawah lutut.
Tidak cukup sampai di situ, amukan pelaku dan kelompoknya juga berlanjut pada perusakan fasilitas rumah. Kaca jendela rumah korban dilempari batu hingga pecah berserakan.
Setelah melampiaskan aksinya selama kurang lebih 30 menit, pelaku bersama rombongannya melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Penanganan Medis dan Langkah Hukum
Segera setelah insiden mencekam tersebut mereda, pihak keluarga bersama korban langsung bergerak cepat mendatangi RS Sinar Kasih Mersi guna mendapatkan pertolongan medis darurat dari tim dokter.
Berbekal hasil visum dan kondisi yang mulai membaik, pada keesokan harinya—Jumat (30/10/2026) pukul 10.00 WIB—korban secara resmi mendatangi Polsek Purwokerto Timur untuk membuat laporan kepolisian.
Sukono bersama keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera bergerak cepat memburu, menangkap, dan memproses pelaku berinisial Ovl beserta komplotannya agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatan kriminal mereka di muka hukum. (Iwn)












