BANYUMAS | Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Jipang, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, benar-benar tampil spektakuler. Karnaval yang digelar Minggu (23/8/2026) menjadi salah satu puncak kemeriahan rangkaian “Jipang Menyala”, dengan suguhan budaya, kreativitas warga, hingga atraksi kolosal yang memukau sepanjang jalur karnaval.
Sebanyak 21 peserta ambil bagian dalam karnaval tersebut. Rombongan peserta mengambil start di depan rumah Trisno Sudarso, anggota DPRD Banyumas asal Jipang, kemudian bergerak menuju Lapangan Desa Jipang sebagai lokasi finis.
Sejak awal hingga akhir perjalanan, suasana berlangsung semarak. Ribuan warga memadati sejumlah titik di sepanjang rute untuk menyaksikan beragam kreasi peserta.
Kemacetan bahkan sempat terjadi di sejumlah ruas jalan akibat tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung penampilan peserta.
Salah satu titik yang paling menyita perhatian berada di depan Balai Desa Jipang. Para peserta berhenti dan menampilkan display serta atraksi di hadapan panggung kehormatan yang berada di depan kantor desa.
Beragam kesenian dan kreasi ditampilkan. Ebeg dan Begalan menjadi suguhan yang paling dominan, sekaligus memperlihatkan kuatnya upaya masyarakat Jipang mempertahankan seni tradisional Banyumas.
Tak hanya itu, koreografi Legenda Sangkuriang-Dayang Sumbi, Anoman, hingga Naga Emas tampil fenomenal dan sukses mencuri perhatian penonton.
Kemeriahan karnaval bahkan menarik perhatian wisatawan asing. Seorang warga negara Austria yang kebetulan berada di Jipang menyempatkan diri menyaksikan rangkaian karnaval.
“Saya terkesan dengan perayaan HUT ke-81 RI di Jipang. Saya juga sangat menyukai Ebeg,” ujarnya.

Nama Kusnan-Sumiarti Menggema
Di tengah riuhnya karnaval, terdapat satu momen yang tak kalah menarik. Nama Kusnan dan Sumiarti berulang kali menggema dari sejumlah peserta karnaval.
Sejumlah peserta bahkan menyampaikan doa dan harapan agar Sumiarti dapat terpilih menjadi Kepala Desa Jipang. Sementara doa juga dipanjatkan untuk Kusnan agar senantiasa diberikan kelancaran dan kemudahan dalam setiap urusannya.
Apresiasi tersebut tidak muncul tanpa alasan. Pasangan Kusnan-Sumiarti disebut menjadi salah satu donatur dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Desa Jipang.
Dukungan yang diberikan di antaranya berupa pembiayaan berbagai kebutuhan kegiatan, termasuk lampu hias dan ornamen yang membuat suasana Jipang Menyala semakin semarak.
Besarnya dukungan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan peserta karnaval. Seruan nama Kusnan-Sumiarti menjadi bentuk ungkapan terima kasih atas kontribusi yang turut mendukung kemeriahan perayaan kemerdekaan di Desa Jipang.
Jipang Menyala Sepanjang Agustus
Karnaval tersebut merupakan bagian dari rangkaian Jipang Menyala yang digelar sepanjang 1–31 Agustus 2026.
Sebelumnya, warga telah mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari upacara peringatan HUT ke-81 RI hingga gerak jalan pada 17 Agustus.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Desa Jipang, Ati S., mengatakan karnaval menjadi salah satu acara puncak rangkaian peringatan kemerdekaan. Meski demikian, rangkaian kegiatan belum sepenuhnya berakhir karena masih terdapat agenda malam resepsi pada penghujung Agustus.
“Untuk HUT ke-81 RI kali ini Jipang sangat meriah, terlihat dengan Jipang Menyala yang viral dan menarik perhatian. Terima kasih untuk semua panitia, donatur dan warga Jipang,” ujar Ati.
Menurutnya, kemeriahan perayaan tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat, panitia, para donatur, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan.
Pemenang Karnaval Masih Dirahasiakan
Persaingan antarpeserta juga berlangsung sengit namun tetap dalam suasana penuh kegembiraan. Masing-masing peserta berusaha menampilkan kreasi terbaik untuk merebut gelar juara.
Panitia menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang, mulai dari juara pertama, kedua hingga ketiga.
Namun, siapa yang berhasil menjadi juara masih menjadi teka-teki.
Jawabannya akan diumumkan dalam Malam Resepsi HUT ke-81 RI Desa Jipang yang dijadwalkan berlangsung 31 Agustus 2026.
Dengan demikian, kemeriahan Jipang Menyala belum berakhir. Setelah sukses menghadirkan karnaval penuh warna, atraksi budaya dan antusiasme luar biasa warga, masyarakat kini tinggal menantikan malam resepsi yang akan menjadi penutup rangkaian perayaan kemerdekaan di Desa Jipang.
Perayaan tahun ini pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui gotong royong, kreativitas, pelestarian budaya, dan kebersamaan masyarakat dalam menghadirkan pesta rakyat yang berkesan. (Red)












