PURWOREJO | Dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa setelah menyantap brownies dari SPPG MBG Tepus Kulon, Kecamatan Kutoarjo, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Wakil Bupati Purworejo, Dion Agassi Setiabudi, menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Namun ia memastikan, jika terbukti makanan tersebut menjadi penyebab keracunan, maka pengelola SPPG MBG Tepus Kulon akan dikenai sanksi tegas.
“Kalau dari hasil laboratorium terbukti menyebabkan keracunan, tentu akan kami tutup,” tegas Dion.
Pernyataan itu disampaikan saat acara buka puasa bersama wartawan di Pendopo Wakil Bupati Purworejo, Jumat (13/3) petang.
Saat ini, pemerintah daerah melalui dinas terkait masih melakukan penelusuran, termasuk memeriksa sampel makanan serta memantau kondisi para siswa yang dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah usai mengonsumsi brownies tersebut.
Pemkab Purworejo juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan yang tepat sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Pemkab mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang saat ini masih berlangsung. (Alx)












