NGANJUK| Dugaan tindak penganiayaan terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Baron, Kabupaten Nganjuk, mencuat dan menjadi perhatian publik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (16/5/2026).
Korban berinisial A, yang diketahui menjabat sebagai Kepala SPPG Baron di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari, mengaku mengalami dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh salah satu mitra berinisial S.
Berdasarkan informasi yang diterima, A telah mengadu kejadian tersebut ke Polsek Baron.
Selain itu, korban juga dikabarkan telah menjalani visum guna kepentingan proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, kronologi lengkap kejadian masih belum diperoleh lantaran pihak korban belum dapat dihubungi kembali untuk memberikan keterangan secara rinci.
Sementara itu, pihak Polsek Baron maupun Polres Nganjuk masih belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut.
Kasus ini kini masih menunggu klarifikasi serta pendalaman dari pihak kepolisian guna memastikan fakta dan kronologi yang sebenarnya. (tim)












