BANYUMAS | Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas terus berupaya memperkuat sinergi dengan insan pers guna mendorong transparansi informasi publik dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Banyumas, Amanda Adeliana, SH, MH, saat menggelar silaturahmi bersama awak media, Senin (27/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung santai di Warung Soto Suroboyo, kawasan sekitar PDAM Banyumas itu digelar usai Amanda menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan di Dinas Sosial Kabupaten Banyumas.
Dalam kesempatan itu, Amanda menegaskan komitmennya untuk terbuka terhadap kebutuhan konfirmasi maupun klarifikasi dari media.
Menurutnya, hubungan yang baik antara aparat penegak hukum dan pers menjadi kunci dalam menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat.
“Kami siap menerima konfirmasi dan klarifikasi dari rekan-rekan media. Ini penting agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan tidak menimbulkan miskomunikasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kejari Banyumas juga mengedepankan pendekatan humanis dalam penanganan perkara melalui penerapan keadilan restoratif.
Pendekatan ini memberikan ruang mediasi bagi para pihak yang berperkara untuk mencapai penyelesaian yang adil dan bermanfaat.
“Kami mengutamakan mediasi sebagai bagian dari keadilan restoratif. Harapannya, media juga dapat turut mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang konstruktif,” katanya.
Mengakhiri pertemuan, Amanda mengajak insan pers untuk terus menjaga kolaborasi yang positif. Dengan semangat “Salam Satu Pena”, ia berharap sinergi antara Kejari Banyumas dan media dapat semakin kuat demi kepentingan masyarakat luas. (sgt)












