Bisnis Lendir Digerebek Saat Ramadan! Kamar 116 Hotel Jl Sultan Agung Purwokerto Jadi “Markas” Open BO

Barang bukti dugaan prostitusi online di kamar hotel 116 Jalan Sultan Agung Purwokerto

PURWOKERTO | Bulan suci Ramadan rupanya tak membuat pelaku bisnis lendir berhenti beroperasi. Aparat Satres PPA-PPO Polresta Banyumas menggerebek praktik prostitusi online di sebuah hotel kawasan Jalan Sultan Agung, Purwokerto Selatan, Kamis (26/2/2026) dini hari.

Penggerebekan dilakukan dalam rangka Operasi Pekat 2026 setelah polisi menerima laporan warga soal aktivitas mencurigakan di hotel tersebut. Warga curiga lantaran tamu silih berganti keluar masuk kamar.

Kamar 116 Jadi Pusat Transaksi

Saat petugas melakukan penyelidikan, kamar 116 diduga menjadi “markas” transaksi open booking online (Open BO). Dari lokasi, polisi mengamankan seorang pria berinisial JH (35) yang diduga kuat berperan sebagai muncikari.

Modusnya, tersangka menawarkan jasa pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi percakapan online kepada pelanggan pria. Transaksi dilakukan secara daring sebelum pelanggan datang ke hotel.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi

Sejumlah Barang Bukti Diamankan
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya: Uang tunai hasil transaksi,
Alat kontrasepsi, Tiga unit ponsel berisi percakapan dan riwayat pemesanan, Buku tamu serta bukti pembayaran hotel

Kapolresta Banyumas, Petrus Silalahi, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi praktik prostitusi, apalagi di bulan Ramadan.

“Operasi penyakit masyarakat akan terus kami lakukan untuk menjaga ketertiban umum,” tegasnya.

Terancam Jerat Hukum

Akibat perbuatannya, JH kini harus mendekam di sel tahanan dan terancam dijerat Pasal 420 jo Pasal 421 KUHP Tahun 2023 tentang tindak pidana terkait prostitusi dan perantaraannya.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam praktik tersebut. (dns)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *