Lahan Terimal Cibadak sebagian beralih fungsi menjadi pasar, Playground dan PKL

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Gebrakkasus, Sukabumi,- Fungsi utama terminal adalah sebagai tempat mengatur kedatangan dan keberangkatan, menaikkan serta menurunkan penumpang atau barang, dan tempat perpindahan antarmoda transportasi.

Salah satu fungsi terminal adalah mengatur lalu lintas dan mencegah kemacetan jalan, mengendalikan arus kendaraan umum, tetapi beda jauh dengan terminal cibadak yang sekarang telah beralih fungsi sebagian untuk pasar dan pedagang kaki lima bahkan ada tempat area bermain anak-anak di lantai dua. (19/08/26).

Kami mencoba menelusuri terkait Pasar Terminal Cibadak dan kamipun mendapatkan informasi dari Dishub Kabupaten Sukabumi, melalui Kasi Angkutan, Luckman, kami mendapatkan informasi, “khususnya berkaitan dengan seksi angkutan, kemarin kita itu ada sejenis kegiatan yang di inisiasi oleh pengurus atau KKU 09, salahsatunya optimalisasi trayek 09 khususnya. Terkait optimalisasi trayek tentunya akan berkesinambungan dengan optimalisasi terminal, kami mengadakan percobaan pada enam juli selama satu minggu, alhamdulillah berjalan sesuai rencana walaupun masih banyak hal-hal yang perlu kami evaluasi terutama dalam segi hal daya tampung terminal itu sendiri dan kelayakan terminal itu sendiri untuk menampung 6 jurusan yang mana kurang lebih 1.263 armada dari 6 trayek ini,” Tuturnya.

Luckman menjelaskan lebih rinci bahwa kegiatan ini untuk memaksimalkan fungsi terminal cibadak walupun luasan lahan yang tidak memadai karena sebagian lahan terminal cibadak telah beralih fungsi menjadi pasar terminal dan dijadikan tempat untuk pujasera Pedagang Kaki Lima.

Diwaktu yang sama Kasi Terminal, Dadang Setiawan menerangkan, ” Pada tahun 2018 kita menerima surat permohonan dari Dinas Indag terkait permohonan akan dilakukan sistem BOT atau kerjasama dengan pihak ketiga berkaitan dengan pembangunan terminal dan pasar, setelah permohonan dari disindag kita menyerahkan secara keseluruhan kaitan dengan aset terminal baik itu berupa sarana dan prasarana dan tanahnya kita serahkan, berjalan dari 2019 sampai terbangunnya terminal itu juga melalui kajian-kajian disindag bahwa terminal akan difungsikan kembali sesuai dengan fungsinya, setelah beres pembangunan pasar dan terminal sampai saat ini apa yang diharapkan fungsinya terminal untuk menurunkan dan menaikan penumpang dengan kapastitas sekarang ini yang ada tidak mencukupi, keterkaitan dengan PKL yang berada di terminal juga itu bukan kewenangan kita tetapi PT. BJA sendiri, karena sampai saat ini belum ada serahterima kaitan dengan batasan lahan yang difungsikan oleh dinas perhubungan,” terangnya.

Dadang Setiawan berharap ada kejelasan status lahan dan sarana prasarana terminal dan meminta agar segera ada serahterima terkait lahan dan sarana prasarana terminal cibadak.

alih fungsi sebagian lahan terminal cibadak ini menimbulkan masalah baru, salahsatunya beberapa waktu lalu para sopir angkutan umum mengadakan aksi demo di terminal cibadak, masalah yang lebih konkrit adalah penyempitan lahan dan status kejelasan lahan, yang mana terminal cibadak ini sangat krusial untuk menampung angkutan umum yang jumlahnya cukup fantastis dengan berbagai jurusan seperti angkutan jurusan cisaat-cibadak, angkutan jurusan warungkiara-cibadak, angkutan jurusan cicurug-cibadak, angkutan jurusan cikidang-cibadak, angkutan jurusan nagrak-cibadak dan angkutan umum lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *