NGANJUK | Pawai Budaya dan Pembangunan Kabupaten Nganjuk dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tak sekadar menjadi agenda perayaan. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi budaya bagi pelajar sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM.
Pawai tingkat SMP/MTs dan SMP swasta yang digelar Selasa (11/8/2026) tersebut diikuti 13 peserta. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Dinas Pendidikan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.
Rangkaian pawai dimulai dari Stadion Anjuk Ladang dan berakhir di Alun-Alun Nganjuk. Peserta melintasi Jalan Anjuk Ladang, Jalan A Yani hingga Jalan Basuki Rahmat. Antusiasme masyarakat terlihat dengan memadatinya sejumlah titik di sepanjang rute.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, S.STP., M.M., mengatakan pawai tidak hanya digelar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan keberagaman budaya dan adat istiadat Indonesia kepada generasi muda.
“Selain menyemarakkan HUT Proklamasi ke-81, tentunya juga memperkenalkan budaya kepada anak-anak kita dan masyarakat,” ujar Puguh.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam pawai memberikan pengalaman langsung dalam mengenal dan menampilkan budaya Nusantara. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter untuk menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme di kalangan generasi muda.
Di sisi lain, tingginya antusiasme masyarakat selama pawai turut membuka ruang bagi pergerakan ekonomi lokal. Kehadiran pedagang dan pelaku UMKM di sepanjang jalur pawai mendapat peluang untuk meningkatkan aktivitas perdagangan selama kegiatan berlangsung.
Puguh berharap pawai budaya dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari agenda peringatan Hari Besar Nasional, khususnya peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita berharap kegiatan ini terus menjadi rangkaian peringatan Hari Besar Nasional, khususnya Proklamasi, pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Rangkaian Pawai Budaya dan Pembangunan Kabupaten Nganjuk masih berlanjut. Setelah kategori TK, SD, dan SMP/MTs, pawai untuk tingkat SMA, SMK, dan umum dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (15/8/2026).
Dengan perpaduan unsur pendidikan, budaya dan ekonomi masyarakat, Pawai Budaya Nganjuk diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi lokal. (MH)












