Gebrakkasus.com – LAMPUNG,- Dugaan Pekerjaan Proyek saluran irigasi pertanian tanpa plang informasi serta terindikasi cacat mutu dan Kwalitas material yang buruk, masih saja bersarang di Lampung Selatan.
Tepatnya di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan.
Terpantau tim media ini, proyek tersebut tak memakai papan informasi, ironisnya lagi selain itu sejumlah material Paving bloknya banyak retak dan hancur terpasang, hal ini sontak menjadi cibiran dan ketidak kepuasan masyarakat setempat.
Menurutnya salah seorang warga berinisial MD mangaku sangat kecewa terhadap pekerjaan tersebut, dia khawatirkan pembangunan yang diharapkan cuman bertahan lama, dan malah justru menjadi bangunan sesaat.
“Ini di bangun pakai uang rakyat, program yang seharusnya bermanfaat untuk petani, malah justru di buat main-mainan, ini harus ada pertanggung jawaban yang serius, dari pelaksanaannya.”ungkap MD di lokasi selaku warga setempat.
“Kalau awal pengerjaannya kwalitas material saja sudah seperti ini, apakah bisa dijamin bertahan lama.”ucapnya merasakan kecewa.
Kemudian lanjut tim media ini, saat minta keterangan sejumlah pekerja menyebutkan, material datangannya dari Natar, untuk panjangnya saluran irigasi kurang lebih 500 Meter.
“Material Paving blok dari Natar, Kurang lebih baru kami kerjakan 2 Minggu ini, untuk sementara baru dikerjakan sepanjang 500 meter.”kata pekerja di lokasi, kepada tim media, pada hari Jum’at (10/10/2025).
MD juga menjelaskan progam tersebut dari Kementerian pertanian, dan untuk menyangkut pelaksanaan melalui Balai besar wilayah sungai (BBWS) dan pelaksana teknis di bawah Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Lampung.
“Walaikumsalam, ini program dari mentan pertanian kak pelaksananya PUPR BBWS.”sebut MD melalui pesan SMS WhatsApp, Notif diteruskan dari seorang sumber yang belum di ketahui.
Sampai berita ini di terbitkan, selaku Pemerintah di Desa, PPTK, dan instansi PUPR belum dapat dimintai keterangan secara signifikan, media ini pun masih berusaha mencari informasi-informasi. (*)












