Gebrakkasus.com — LAMPUNG SELATAN — Data Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Tahun Anggaran 2026 menunjukkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan merencanakan sejumlah paket pengadaan dengan sumber dana APBD, sebagian besar menggunakan metode e‑purchasing.
Di antara daftar paket, ada dua nilai terbesar:
1. Belanja Pemeliharaan Alat Angkutan (Kendaraan Bermotor Penumpang) Rp 134.680.000
2. Belanja Obat‑obatan Lainnya Rp 82.828.320
Selain itu tercatat pula paket‑paket lain:
‑ Belanja Hibah Barang Mesin Pencacah Rumput Rp 58.000.000
‑ Belanja Pemeliharaan kendaraan pejabat eselon II Rp 38.670.000
‑ Belanja Bahan‑Bahan/Bibit Ternak‑Bibit Ikan Rp 23.808.000
‑ Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat Rp 20.000.000
‑ Belanja Natura dan Pakan‑Pakan Rp 5.114.000
‑ Beragam belanja konsumsi rapat, ATK, perlengkapan kantor, dan pemeliharaan gedung.
Salah satu paket pemeliharaan kendaraan senilai Rp 38.670.000 secara rinci untuk biaya pemeliharaan kendaraan dinas pejabat eselon II, diumumkan pada 05 Maret 2026 dengan jadwal pelaksanaan Maret 2026.
Pertanyaan Krusial Masyarakat (Termasuk Aspek Efisiensi)
1. Berapa jumlah kendaraan yang akan dipelihara dengan anggaran total Rp 134,68 juta? Apakah ada rincian jenis kendaraan dan riwayat perawatan sebelumnya?
2. Apakah anggaran pemeliharaan kendaraan pejabat eselon II Rp 38,67 juta sudah melalui kajian efisiensi? Apakah ada perbandingan biaya perawatan dengan tahun‑tahun sebelumnya?
3. Untuk siapa saja obat‑obatan hewan senilai Rp 82,8 juta dialokasikan? Apakah sudah ada daftar lokasi peternakan dan penerima yang jelas?
4. Berapa unit mesin pencacah rumput yang akan dibeli senilai Rp 58 juta? Kelompok tani ternak mana yang akan menerima hibah tersebut?
5. Apakah seluruh paket pengadaan ini sudah dilaksanakan atau masih dalam proses pemilihan penyedia? Apakah ada sisa anggaran yang harus dikembalikan ke kas daerah?
6. Apakah ada mekanisme pengawasan untuk memastikan obat‑obatan, pakan ternak, dan alat‑alat ternak benar‑benar diterima oleh peternak yang membutuhkan?
7. Apakah rencana pengadaan ini sudah disesuaikan dengan data kebutuhan peternak di Lampung Selatan untuk menghindari pembelian berlebih?
Belum Ada Keterangan Resmi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Awak media telah berupaya menghubungi pimpinan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk menanyakan rincian daftar penerima, spesifikasi barang, serta kajian efisiensi anggaran. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi.
Redaksi: Pengadaan Bidang Peternakan Harus Terbuka dan Tepat Sasaran
Anggaran untuk kendaraan dinas, obat hewan, dan alat peternakan adalah dana rakyat. Masyarakat berhak mengetahui apakah penggunaannya hemat, sesuai kebutuhan, dan benar‑benar bermanfaat bagi para peternak di Lampung Selatan. Kami akan terus memantau perkembangan proses pengadaan ini.










