Sukabumi,gebrakkasus,- Curug Cibeureum ini memiliki ketinggian terjunan air 54 meter dan berada di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), dengan ketinggian sekitar 1050 meter dari permukaan laut, Terletak di kawasan wisata alam ”Pondok Halimun/PH” di hulu Sungai Cipelang, tepatnya di Desa Perbawati dan Desa Sundajaya Girang Kecamatan Karawang, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. (01/10/26).
Berjarak ± 10 km dari pusat kota Sukabumi. Untuk menuju kawasan wisata Pondok Halimun ini ada dua arah, Pertama, dari arah Salabintana, dimana bila menggunakan kendaraan umum dari kota Sukabumi naik angkot jurusan Salabintana sebelumnya dari terminal Sukabumi naik angkutan kota turun di Bhayangkara, dengan jarak tempuh sekitar 7 km. Turun di pemberhentian akhir kawasan wisata Salabintana. Dari Salabintana lalu berjalan kaki melewati jalan setapak selama satu jam menuju Pondok Halimun dengan jarak tempuh sekitar 2 km. Akses masuk jalan setapak tersebut berada di sebelah kanan sebelum pintu masuk kawasan wisata Selabintana. Jalan setapak ini nantinya melewati pinggir kawasan tersebut.
Kedua, langsung menggunakan kendaraan sepeda motor, mobil atau angkutan umum hingga ke pintu gerbang kawasan Pondok Halimun. Letak Curug Cibeureum ini sendiri sekitar 2,5 km dari pintu masuk Pondok Halimun. Ada dua trek menuju kesana. Jika memilih jalur lurus, pengunjung akan menemukan jalan setapak sepanjang 3,2 km. Sedangkan jika memilih jalur belok ke kanan pengunjung akan menemukan jalan berbatu yang bisa dilewati kendaraan. Jalannya lebih jauh memutar, namun bisa menikmati pemandangan Sukabumi dan Cianjur dari atas bukit. Dua trek ini berujung pada satu jalur yakni trek pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang hanya bisa dilalui dengan jalan kaki.
Medan jalan setapak menuju curug cukup lumayan sulit dan melelahkan, ada trek tanah berbatu, ada pula yang berbentuk tangga yang terus menanjak. Bahkan sesekali, harus memegang akar tanaman agar bisa melewati jalur tanpa terjatuh.
Udara di sepanjang trek sangat lembab, karena di kiri dan kanan jalan ditumbuhi pepohonan rindang, sehingga sinar matahari pun hanya tembus lewat celah dedaunan yang lebat.










