KURANG DARI DUA MENIT MOTOR RAIB, WARGA RESAH KEJADIAN BERULANG, PELAKU DUA TEREKAM CCTV 

Gebrakkasus.com — KETAPANG — Aksi cepat pencurian kendaraan bermotor kembali merajalela di Desa Sri Pendowo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, dua pelaku berhasil membawa kabur satu unit motor matic Honda Vario warna hitam kombinasi merah. Seluruh gerak-gerik mereka terekam jelas kamera CCTV milik warga.

TEREKAM JELAS: DUA ORANG, KURANG DARI DUA MENIT MOTOR DIBAWA LARI

Peristiwa berlangsung Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, tepat di depan Toko Ayu Wulan — toko pakaian dan perlengkapan khusus Bali yang berada di pinggir Jalan Raya Ketapang, Desa Sri Pendowo, RT/RW 06/02.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua orang pelaku tiba di lokasi. Satu orang turun dan membobol paksa kontak motor milik korban yang sedang diparkir, sementara rekan lainnya menunggu mengendarai motor pengantar. Begitu motor menyala, pelaku langsung melarikan diri diikuti rekannya ke arah Jalan Lintas Timur Trans Sumatera. Seluruh aksinya berlangsung sangat cepat, kurang dari dua menit.

Gede, warga Dusun Bambu Kuning, Desa Ketapang, mengonfirmasi motor itu milik keluarganya.

“Iya bang, itu milik kita. Istri saya yang bawa motornya,” ujarnya singkat. Hingga kini, laporan ke kepolisian belum diajukan.

BELUM USAI, KASUS SERUPA TERJADI DI TEMPAT YANG SAMA

Belum reda satu peristiwa, kasus pencurian motor di lokasi yang sama justru berulang. Sebelumnya, pada Sabtu sore (26/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, giliran Ponimin (53) warga setempat yang kehilangan Honda Beat warna hitam-merah, nomor polisi BE 2493 DAF. Motor dikunci stang dan diparkir di samping rumah saat korban sedang menunaikan ibadah Sholat Magrib.

“Di rekaman CCTV terlihat seorang pria berbadan tinggi kurus membawa kabur motor itu. Pakai jaket warna krem dan celana panjang hitam,” papar Ponimin.

Ponimin sudah melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Penengahan dengan nomor laporan: STTPL/B1-798/IX/2026/SPKT/POLSEK PENENGAHAN/RES LAMSEL/POLDA LPG. Namun hingga kini belum ada kabar pelaku tertangkap.

WARGA KELUH: BERULANG TAHUNAN, LAPORAN TAK MEMBUAT PELAKU TANGKAP

Warga Desa Sri Pendowo, termasuk Ayu Wulan, pemilik toko, serta Ponimin dan warga lainnya, menyampaikan kegelisahan yang tak kunjung usai. Pencurian motor di wilayah ini justru makin sering terjadi sepanjang setahun terakhir.

“Di sini sudah berkali-kali. Di masjid dekat sini, di depan SMA 1 Ketapang, di warung dekat SDN Sri pendowo — semuanya pernah terjadi. Sudah dilaporkan, tapi belum ada info pelaku ditangkap, motor hilang pun tak ada yang kembali,” ungkap warga dengan nada kecewa.

Kepala Desa Sri Pendowo, Artaji, saat dikonfirmasi hanya mengimbau warga agar lebih waspada, sekaligus menyatakan penindakan kriminal adalah kewenangan pihak kepolisian.

TEGAS REDAKSI: POLISI HARUS TURUN LANGSUNG, JANGAN BIARKAN WARGA MERASA TAKUT

Dua kejadian di tempat yang sama dalam jarak waktu sangat dekat, disertai bukti rekaman CCTV yang jelas, menuntut perhatian serius Polres Lampung Selatan. Bukti sudah ada, identitas pelaku terekam — seharusnya ini bukan hal yang sulit untuk diusut.

Warga tidak boleh terus merasa tidak aman di tempat tinggalnya sendiri. Gebrakkasus.com mendesak:

– Segera turunkan tim untuk mempelajari rekaman CCTV dan mengidentifikasi pelaku

– Lakukan patroli rutin di titik-titik rawan Desa Sri Pendowo dan desa lainnya.

– Sampaikan perkembangan penanganan kasus secara terbuka kepada masyarakat.

Warga sudah melapor. Kini giliran aparat penegak hukum yang bekerja.

Kami akan terus memantau perkembangan penanganan kedua kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *