Gebrakkasus.com — LAMPUNG SELATAN — Suasana ruang rapat Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan tampak padat dan penuh peserta, Rabu (12/8/2026) malam. Rapat pembahasan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Yuti Rama Yati, dan dihadiri sejumlah anggota DPRD serta perwakilan dinas terkait.
SUASANA RAPAT
Berdasarkan pantauan langsung dan foto yang diambil pukul 19.26 WIB, ruang rapat tampak sangat sibuk dan serius. Meja rapat dipenuhi berkas-berkas dokumen anggaran, laporan realisasi, dan berbagai data pembahasan. Para peserta rapat duduk mengelilingi meja besar, terlihat saling bertukar pandangan, membaca dokumen, dan mencatat poin-poin penting pembahasan. Kehadiran awak media dan pengamat juga terlihat di sisi ruangan, menandakan pentingnya agenda pembahasan kali ini.
AGENDA: PEMBAHASAN ANGGARAN DINAS PUPR
Dalam rapat tersebut, Komisi III secara mendalam menelaah anggaran dan kinerja Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan. Beberapa poin utama yang dibahas antara lain:
– Pagu anggaran dan realisasi belanja hingga saat ini;
– Kemajuan proyek infrastruktur jalan, jembatan, dan drainase di seluruh wilayah Lamsel;
– Penyerapan anggaran dan kemungkinan sisa anggaran yang perlu dioptimalkan;
– Rencana perjalanan dinas dan efisiensi biaya operasional dinas;
– Keterbukaan data terkait proyek strategis yang menjadi perhatian masyarakat.
Pimpinan dan Anggota Komisi III dipimpin langsung oleh Ketua: Yuti Rama Yanti, Anggota waris basuki, Ahmad muslim, Derry kusuma, Asmara, Ismail, Yudi Prayoga, Bowo Edi Anggoro, Ahmad johani, Kodri, Rusdianti, Bayu Prasetya, Gilang.
KETUA KOMISI III: HARUS TRANSPARAN & BERMAAFAT
Ketua Komisi III, Yuti Rama Yati, dalam membuka rapat menegaskan pentingnya keterbukaan dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan anggaran:
“Pembahasan malam ini bukan sekadar formalitas. Kami memastikan setiap rupiah anggaran PUPR benar-benar terserap untuk pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak boleh ada yang tersembunyi, tidak boleh ada yang tidak jelas tujuannya. Kami minta data lengkap dan transparan, karena ini uang rakyat.”
TANGGAPAN ANGGOTA & PERTANYAAN KRITIS
Beberapa anggota DPRD yang hadir juga menyampaikan catatan dan pertanyaan tajam:
“Kami ingin memastikan proyek-proyek jalan yang sudah dianggarkan benar-benar selesai dan berkualitas. Jangan sampai anggaran besar keluar, tapi jalan di desa-desa masih rusak. Kami minta laporan realisasi per kecamatan agar jelas mana yang sudah selesai dan mana yang masih berjalan.” — ujar salah satu anggota.
“Terkait perjalanan dinas dan kegiatan rapat dalam kota, kami minta dijelaskan secara rinci. Apakah benar-benar mendesak dan berkaitan langsung dengan pelaksanaan proyek? Kalau tidak ada urusan yang penting, sebaiknya di-skip dulu agar anggaran bisa dialihkan untuk perbaikan infrastruktur yang lebih mendesak.” — tambah anggota lainnya.
TANGGAPAN PERWAKILAN DINAS PUPR
Hasan Kabid Bina Marga Perwakilan Dinas PUPR Lamsel yang hadir menyambut baik arahan Komisi III dan berjanji untuk menyampaikan data yang diminta secara lengkap dan akurat:
“Kami akan menyusun dan menyerahkan laporan rinci realisasi anggaran serta kemajuan setiap proyek yang sedang berjalan. Setiap pertanyaan dari dewan akan kami jawab dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan.”
KESIMPULAN SEMENTARA
– Rapat berlangsung serius dan mendalam, membahas rincian anggaran serta realisasi kinerja Dinas PUPR;
– Dinas diminta menyerahkan laporan rinci proyek dan penyerapan anggaran dalam waktu yang ditentukan;
– Setiap rencana perjalanan dinas atau kegiatan harus didukung data yang jelas dan output yang terukur;
– Komisi III akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan anggaran hingga akhir tahun.
— Redaksi Gebrakkasus.com
Lampung Selatan, 12 Agustus 2026
(Foto: Dokumentasi Gebrakkasus.com — Shot on location 19:26 WIB)












