Diduga Kuat Gunakan Material Bekas Perbaikan Senderan Sungai di Penyuken, Pengawas PUPR Bersikap Arogan

Cirebon,– Pengerjaan perbaikan senderan sungai yang jebol akibat banjir di kawasan Penyuken, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Cirebon pada Kamis 20 Maret 2025.

Diduga dilakukan dengan menggunakan batu bekas senderan yang sebelumnya runtuh. Perbaikan tersebut mencakup sepanjang 18 meter di RT 2 RW 5.

Namun sangat disangka juga, dalam proses pengerjaan, tidak ditemukan papan informasi proyek yang biasanya mencantumkan detail anggaran, kontraktor, serta pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

Ketika awak media ini mencoba mengonfirmasi dan menanyakan apakah alasannya penggunaan material bekas, salah satu pengawas dari Dinas PUPR bagian perawatan senderan sungai tersebut memberikan jawaban dengan nada arogan. “Terus yang bekasnya mau diapain?” ujarnya dengan sikap kurang bersahabat.

Padahal Perbaikan senderan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Cirebon setelah meninjau lokasi saat banjir melanda.

Hingga saat ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait standar teknis dan kelayakan penggunaan kembali material bekas dalam proyek perawatan ini.

Masyarakat berharap perbaikan senderan sungai tersebut dilakukan dengan kualitas yang baik agar tidak kembali jebol di masa mendatang ketika dilanda banjir. (Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *