KELUARGA PWI LAMSEL JENGUK SODU: SERAHKAN JERSEY SIWO, BANGKITKAN SEMANGAT PERJUANGAN PEMULIHAN

Gebrakkasus.com — KALIANDA — Kebersamaan keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan nyata bukan sekadar di acara seremonial. Ketua PWI Lamsel, Edwin Apriandi, bersama Sekretaris Desi Habibi dan Wakil Bendahara Ma’i, menyempatkan diri menjenguk rekan mereka, Sodugaon Sinaga — atau yang akrab disapa Sodu, yang sedang berjuang keras memulihkan diri pascakecelakaan.

Kunjungan penuh kehangatan ini berlangsung di kediaman Sodu, Perumahan Serambi Sumatera, Kota Kalianda, pada hari Rabu (23/9/2026).

BERJUANG PULIH: TANGAN DAN KAKI PATAH, TAPI SEMANGAT TAK PATAH

Beberapa bulan lalu, kecelakaan menimpa Sodu dan membuatnya harus berjuang melewati masa pemulihan yang berat. Kedua tangan dan kakinya mengalami patah tulang. Meski perlahan namun pasti, kondisinya kini mulai memperlihatkan perbaikan — meski perjalanan menuju kesembuhan sepenuhnya masih berlangsung.

Sodu bukan sekadar anggota. Ia adalah atlet sekaligus Penanggung Jawab Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja PWI Lampung Selatan. Jiwa olahraganya tak luntur meski tubuh sedang beristirahat.

“SAYA MASIH SIAP” — DI TENGAH KETERBATASAN, TETAP INGIN BERKONTRIBUSI

Kehadiran jajaran pimpinan PWI bukan sekadar kunjungan biasa. Edwin menyerahkan jersey SIWO PWI kepada Sodu — simbol semangat, kebersamaan, dan kebanggaan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar organisasi.

Di tengah kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya, semangat Sodu justru menyala:

“Mungkin saya sudah tidak bisa lagi main, Ketua. Tapi soal Penanggung Jawab Cabor, saya masih siap.”

Ucapan sederhana ini menyentuh hati semua yang hadir — membuktikan bahwa keterbatasan fisik sementara tidak mampu memadamkan semangat berbakti bagi organisasi.

PIMPINAN PWI: PULIH DULU, KITA MASIH PUNYA WAKTU

Edwin dengan lembut namun tegas meminta Sodu tidak terburu-buru memikirkan urusan organisasi. Kesehatan adalah prioritas utama:

“Abang sehat dan pulihkan diri dulu. Nanti setelah pulih baru gas lagi. Saya rasa kita masih punya waktu yang cukup untuk mengurusi Porwanas.”

Sekretaris PWI Lamsel, Desi Habibi, turut menyampaikan doa tulus:

“Kami mendoakan agar abang cepat sehat dan bisa kembali pulih seperti sedia kala. Kesehatan abang adalah yang paling utama agar ke depan target-target Cabor Tenis Meja dapat kita wujudkan bersama.”

BUKAN SAUDARA SAAT MENANG — TAPI SAAT SULIT PUN BERSAMA

Kunjungan ini menjadi bukti nyata makna kebersamaan yang sesungguhnya. Bagi PWI Lampung Selatan:

Kebersamaan bukan hanya saat meraih prestasi. Hadir saat rekan sedang jatuh, menguatkan saat sedang berjuang — itulah keluarga.

Edwin menutup kunjungan dengan doa tulus untuk Sodu sekaligus seluruh keluarga besar PWI Lampung Selatan: semoga senantiasa sehat, selamat, dan dijauhkan dari segala mara bahaya.

Sodu, keluarga PWI menantikan kembalimu. Pulihlah dulu — kami menunggu untuk kembali berjuang bersama.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *