Tiga Terduga Eksekutor Pembunuhan Pemilik Bengkel di Purwokerto Dibekuk Saat Kabur di Banten

 

PURWOKERTO | Pelarian tiga pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap EMS (67), pemilik bengkel mobil di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur, akhirnya terhenti. Tim Satreskrim Polresta Banyumas berhasil membekuk ketiganya di wilayah Provinsi Banten.

Penangkapan tersebut menjadi pengembangan terbaru dalam pengungkapan kasus kematian EMS yang sempat menggegerkan warga pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. Sebelumnya, polisi telah menetapkan istri korban, IF alias Y (61), sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan, membenarkan penangkapan tiga terduga pelaku. Namun, identitas maupun peran masing-masing belum diungkap karena masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Ketiga pelaku saat ini sedang dalam proses pemeriksaan. Mereka ditangkap di Provinsi Banten. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Bapak Kapolresta Banyumas,” ujar Ardi, Selasa (30/6/2026).

Polisi menduga pembunuhan terhadap EMS bukan dilakukan secara spontan, melainkan telah direncanakan sebelumnya. Dugaan itu diperkuat dengan hasil penyelidikan awal yang mengarah pada adanya keterlibatan lebih dari satu orang dalam menghabisi nyawa korban.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, sebelumnya menyampaikan bahwa motif sementara mengarah pada persoalan hubungan pribadi.

Penyidik menduga tersangka memiliki keinginan untuk menjalin hubungan dan menikah dengan orang lain. Dugaan tersebut masih terus didalami, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain yang penanganannya dilakukan dalam berkas perkara terpisah.

“Modus operandi yang dilakukan tersangka adalah turut serta menghilangkan nyawa korban secara terencana. Ini bukan tindakan spontan, melainkan telah dipersiapkan sebelumnya,” tegas Kapolresta.

Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan adanya kejanggalan atas kematian EMS. Korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya dengan posisi terlentang di atas tempat tidur. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah tanda kekerasan, di antaranya luka lebam di bagian kepala dan pendarahan dari telinga.

Penyidik kini masih mendalami peran ketiga pria yang baru ditangkap, termasuk dugaan keterlibatan mereka dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembunuhan. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan tewasnya pemilik bengkel tersebut.

Dalam waktu dekat, Polresta Banyumas dijadwalkan menggelar konferensi pers untuk membeberkan identitas para terduga pelaku, peran masing-masing, serta kronologi lengkap pengungkapan kasus yang menjadi perhatian masyarakat Banyumas tersebut. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *