Seorang Warga Desa Serang Purbalingga Tewas Terseret Banjir Bandang

 

PURBALINGGA | Seorang warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, bernama Solihah (26) meninggal dunia setelah terseret banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat kejadian, korban diketahui berada seorang diri di rumah. Adik korban sedang pergi, sementara sang ibu merantau ke Jakarta. “Korban sendirian di rumah. Adiknya lagi pergi, ibunya merantau ke Jakarta,” ujar Sarno (42), warga setempat, Sabtu pagi.

Diduga, korban tengah tertidur ketika banjir bandang datang secara tiba-tiba. Arus deras menyeret tubuh korban hingga sekitar 200 meter dari rumahnya. Korban ditemukan di badan jalan, bukan di aliran sungai. “Ketemunya sekitar 200 meter dari rumah, di jalan. Yang menemukan warga bagian bawah,” kata Sarno.

Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi sadar dan sempat meminta pertolongan kepada warga. Namun setelah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kakek korban, Samjaeni (81), mengatakan dirinya menerima kabar duka sekitar pukul 06.30 WIB. Ia menyebut cucunya mengalami luka cukup parah akibat kejadian tersebut.
“Dapat kabar setengah tujuh pagi kalau cucu saya meninggal dunia di rumah sakit,” ujarnya.

Rencananya, jenazah Solihah akan dimakamkan di Desa Campakoah setelah ibunya tiba dari Jakarta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Purbalingga, Yulianto, membenarkan adanya satu korban meninggal dunia akibat banjir bandang di wilayah tersebut. “Benar, ada satu warga Desa Serang yang meninggal dunia setelah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” katanya.

BPBD Purbalingga saat ini masih melakukan pendataan serta evakuasi material banjir agar aktivitas warga dapat kembali normal. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *