PURWOREJO |Ribuan warga memadati acara Merti Dusun Tahun 2026 yang digelar di Kelurahan Sucenjurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Kamis (8/1/2026). Tradisi tahunan ini dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit berjudul Semar Mantu yang dibawakan dalang Gunawan Kenduren.
Pagelaran wayang tersebut menjadi magnet utama warga, baik dari Sucenjurutengah maupun dari wilayah sekitar. Acara wayang diawali dengan pertunjukan wayang golek, kemudian dilanjutkan wayang kulit yang berlangsung hingga malam hari.
Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya unsur Forkopimcam Bayan, Kasi Pemerintahan Umum dan Trantib Kecamatan Bayan H. Amad Darin yang mewakili Camat Bayan Dwi Cahyono Hadi Saputro, S.IP, Danramil Bayan Kapten Inf. Budi Arifianto, Kapolsek Bayan AKP Tulus Priyanto, SH, Rois Syuriah NU Kecamatan Bayan KH Nasri Hamid, S.Pd, serta para tokoh agama dan kepala desa dari wilayah sekitar.
Ketua RW 01 sekaligus Ketua Panitia Merti Bumi 2026, Muhammad Mafud, mengatakan kegiatan Merti Bumi telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai wujud sedekah bumi dan ungkapan rasa syukur masyarakat.
“Sejak kepemimpinan Pak Lepot Agusmanto, kegiatan Merti Bumi ini sudah dilaksanakan tiga kali. Tujuannya sebagai sedekah bumi untuk keselamatan dan kesehatan bersama,” ujar Mafud.

Ia menjelaskan rangkaian acara diawali dengan ziarah kubur di sejumlah makam tokoh leluhur, yakni makam Kyai Holil, makam Mbah Jayeng Kewoh Bulus lurah pertama Sucenjurutengah, serta makam Kyai Suci di Pakem. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kenduri agung dan pagelaran wayang siang hingga malam hari.
Sementara itu, Lurah Sucenjurutengah Lepot Agusmanto, S.IP, menuturkan Merti Bumi menjadi sarana tasyakuran atas hasil pertanian serta keselamatan seluruh warga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa terus nguri-uri budaya, khususnya melalui pertunjukan wayang, sekaligus sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Lepot.
Ia berharap seluruh warga Sucenjurutengah senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan keberkahan, serta para petani memperoleh hasil panen yang melimpah.
Pemerintah kelurahan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Kami berharap tahun depan Merti Bumi bisa digelar lebih meriah lagi. Ke depan, UMKM di Kelurahan Sucenjurutengah juga akan kami libatkan,” pungkasnya. (Alx)












