Ditahun 2025 ASDP Tingkat Operasional Yang Mengoperasikan 35 Kapal, Dibandingkan Tahun Lalu Cuman 28

Gebrakkasus.com – LAMPUNG – Menjelang libur ( Nataru ) Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, arus mudik penumpang dan kendaraan di jalur penyeberangan Jawaโ€“Sumatera mulai bergerak.

Namun’ pada H-3 Nataru, jumlahnya penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Merak yang tiba di Pelabuhan Bakauheni masih mengalami penurunan dibandingkan periode tahun lalu. Pada hari Selasa tanggal 23/12/2025.

Terpantau Berdasarkan data Posko Angkutan Nataru 2025โ€“2026 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, pada hari Senin (22/12/2025) pukul 00.00โ€“11.59 WIB yang tercatat 16.047 penumpang tiba di Bakauheni.

Jumlahnya tersebut terdiri dari 988 penumpang pejalan kaki dan 15.059 penumpang di dalam kendaraan.

Total kendaraan yang menyeberang menuju pulau Sumatera mencapai 3.619 unit, terdiri dari 264 unit kendaraan roda dua, 1.545 unit kendaraan roda empat pribadi, 216 unit bus, serta 1.594 unit kendaraan truk dan kendaraan besar lainnya.

Dari sisi operasional, ASDP mengoperasikan 35 kapal atau meningkat dibandingkan tahun lalu sebanyak 28 kapal. Namun jumlah trip penyeberangan justru menurun menjadi 52 trip, dibandingkan 56 trip pada periode yang sama tahun sebelumnya.

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan fluktuasi pergerakan kendaraan pada periode Nataru tahun ini dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang belum stabil sehingga berdampak pada jumlah trip kapal.

โ€œPuncak arus penumpang dan kendaraan diperkirakan berlangsung hingga Rabu, 24 Desember 2025, seiring libur Natal, Tahun Baru, dan libur sekolah,โ€ ujarnya.

Partogi mengimbau pengguna jasa agar membeli tiket sebelum masuk kawasan pelabuhan serta tetap waspada selama perjalanan. ASDP juga memberikan diskon tarif 15 persen untuk layanan eksekutif dan reguler rute Bakauheniโ€“Merakโ€“Bakauheni yang berlaku mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Dalam hal itu Humas ASDP Cabang Bakauheni, Syaiful Lahil, menghimbau dan mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket secara mandiri melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan dan memastikan keakuratan data manifest penumpang.

“Kami menghimbau masyarakat untuk membeli tiket secara mandiri melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan dan memastikan keakuratan data manifest penumpang, dan selalu jaga kesehatan, keselamatan dalam berkendara”, tutupnya.*Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *